√ Pondok Pesantren Al Ashr Al Madani 2023 : Syarat & Biaya Masuk

Pondok Pesantren Al Ashr Al Madani – Sebagai warga Jawa Barat, terutama di Daerah Bandung dan sekitarnya, mungkin sudah tidak asing lagi dengan salah satu Pondok Pesantren terbaik yang dikenal dengan nama Al Ashr Al Madani.

Kali ini, kita akan membahas mengenai Pondok Pesantren Al Ashr Madani, namun yang akan dibahas kali ini adalah Ponpes Al Ashr Al Madani di Bogor, Jawa Barat. Sebelumnya, kita telah menjelaskan tentang biaya masuk, alamat, dan informasi lainnya mengenai Ponpes Al Ashr Al Madani di Bandung.

Oleh karena itu, bagi Anda yang memiliki niatan untuk mendaftarkan anak Anda ke Pondok Pesantren Al Ashr Al Madani, Anda perlu melengkapi berkas persyaratan yang diperlukan. Selain itu, perlu juga diperhatikan tata cara pendaftarannya.

Seperti halnya pendaftaran di Pondok Pesantren lainnya, di sini setiap calon santri juga akan diminta untuk membayar biaya pendaftaran, uang pangkal, dan sejumlah biaya lainnya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai syarat, mekanisme pendaftaran, dan ketentuan biaya yang berlaku di Ponpes Al Ashr Al Madani di Bogor, silakan simak penjelasan berikut ini.

Profil Pondok Pesantren Al Ashr Al Madani

Sumber gambar: pesantrentahfidzashrmadani.wordpress.com

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, di satu sisi telah membawa kemajuan di berbagai bidang, mempermudah akses informasi, dan meningkatkan komunikasi dengan berbagai pihak. Namun, di sisi lain, hal ini juga telah menyebabkan runtuhnya nilai-nilai kemanusiaan, terlihat dari munculnya gaya hidup yang materealistis, hedonistis, liberalistis, bahkan perilaku anarkis.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-‘Ashr Al-Madani berazaskan Iman dan Takwa bertekad untuk menciptakan individu yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Pesantren ini ingin melahirkan para mukmin yang hafal Al-Qur’an, mampu mengimplementasikan ilmu dan pengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari, serta menjaga kemurnian dan kesucian Al-Qur’an.

Kesadaran umat Islam yang semakin meningkat dalam meningkatkan mutu pendidikan pesantren tidak dapat terwujud tanpa usaha dan program yang sistematis serta akuntabilitas yang baik. Oleh karena itu, manajemen pendidikan pesantren perlu mengadopsi terobosan yang tepat untuk menciptakan citra pendidikan pesantren yang berkualitas. Pesantren Tahfidzul Qur’an Al-‘Ashr Al-Madani dirancang sebagai pesantren yang menggunakan sistem asrama berbasis pembinaan aqidah, akhlak karimah, dan ibadah praktis, dengan kurikulum yang berfokus pada pengembangan kompetensi khusus dalam tahfizh Al-Qur’an. Selain itu, bangunan pesantren ini dibangun dengan menggunakan kayu jati yang ditanami ribuan pohon, serta dikelilingi oleh berbagai jenis tanaman kayu dan buah-buahan, sehingga menjaga kelestarian alam di sekitarnya. Fasilitas tambahan seperti kolam ikan dan itik, serta sapi dan domba, juga digunakan sebagai ajang praktek ketrampilan santri dalam bidang pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.

Pondok Pesantren yang berlokasi di Jl. Raya Cidokom Kp. Cigihing Rt. 02 Rw. 02 Desa Cidokom Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini menerima santri putra untuk jenjang pendidikan SMP dan MA.

Pondok Pesantren ini telah beroperasi sejak tahun 2017 dan menerapkan kurikulum yang merupakan perpaduan antara kurikulum karakter, pesantren, dan kurikulum Dinas Pendidikan. Visi dan misi dari Pondok Pesantren ini adalah sebagai berikut:

Visi:

“Membina Generasi Shalih, Berilmu, dan Mandiri”

Misi:

  1. Menanamkan aqidah, ibadah, dan akhlakul karimah melalui pembelajaran.
  2. Mengajarkan dan memberikan contoh tata cara ibadah yang didasarkan pada Al-Quran dan As-Sunnah sesuai dengan pemahaman salafusshalih.
  3. Mengembangkan bidang ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan minat, bakat, dan potensi peserta didik.
  4. Mewujudkan generasi yang bertanggung jawab, disiplin, dan berprestasi di bidang akademik dan non-akademik.
  5. Membina kemandirian peserta didik melalui pendidikan karakter.
  6. Menumbuhkan dan membina sikap ukhuwah dalam muamalah.

Selain di Bogor, terdapat juga Pondok Pesantren Al Ashr Al Madani di Bandung, Kuningan, Ponorogo, dan beberapa lokasi lainnya.

Kompetensi Output:

  • Memiliki keterampilan dasar dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • Mampu membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dengan baik.
  • Mampu membaca kitab kuning (klasik).
  • Memiliki akhlakul karimah dan akidah islamiyah.
  • Mampu mengembangkan bakat dan potensi diri, sehingga menjadi pribadi yang mandiri dan madani.

Sarana & Prasarana

Salah satu Pondok Pesantren terbaik di Kota Bogor ini memiliki fasilitas yang sangat lengkap. Mari kita mulai dengan asrama santri, di Ponpes ini setiap kamar memiliki kapasitas untuk 2-3 orang dengan tempat tidur yang nyaman.

Selain itu, ruang kelas atau ruang belajar di Pondok Pesantren ini sangat luas, bersih, dan tertata rapi. Mereka juga dilengkapi dengan AC, sehingga para santri dapat lebih fokus dalam belajar meskipun cuaca sedang panas. Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, Pondok Pesantren Al Ashr Al Madani memiliki tenaga kerja di dapur yang bertugas untuk menyediakan makanan bagi para santri.

Selanjutnya, fasilitas untuk melaksanakan ibadah seperti shalat berjamaah, tadarus, hafalan, dan sejenisnya disediakan dalam bentuk masjid besar yang terletak di dalam kawasan Pondok Pesantren Al Ashr Al Madani. Selain itu, terdapat pula lapangan olahraga yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan luar ruangan.

Tak hanya itu, fasilitas pendukung seperti kantin, ruang tamu, kantor sekretariat, rumah guru, taman, gudang, dan lain sebagainya juga disediakan secara lengkap di Pondok Pesantren ini.

Ciri Khas Ponpes Al Ashr Al Madani

Pondok pesantren ini memiliki ciri khas yang unik, yaitu pesona estetika fasad pondok pesantren yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Bangunan pondok pesantren dirancang dengan khusus agar menyatu dengan alam, menggunakan bahan-bahan seperti bambu, kayu jati, batu, dan tanah liat. Hal ini menciptakan suasana hangat dan nyaman serta mempresentasikan keindahan alam di pondok pesantren.

Dari segi fasilitas, pondok pesantren ini sudah cukup baik dan memadai. Terdapat asrama yang terpisah antara putra dan putri, masjid, balai santri, aula dan gedung sekolah, kantin dan ruang makan, kantor sekretariat, ruang tamu, rumah ustadz, dan lapangan olahraga. Semua fasilitas ini dirancang untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan kehidupan sehari-hari santri dengan baik.

Tahfidz Ketat di Pesantren Al Ashr Al Madani

Pendidikan tahfidz di Pesantren Al Ashr Al Madani Cihampelas memang terkenal ketat. Sebelum resmi memulai menghafal Al Qur’an, setiap santri harus melewati beberapa tahapan.

Tahap pertama adalah wajib bagi seluruh santri untuk menguasai membaca dan menulis Al Qur’an serta menguasai juz 30 dengan baik melalui metode talaqqi (santri mendengarkan bacaan/hafalan Al Qur’an secara langsung dari guru/ustadz). Kemudian, pada tahap kedua, santri diharuskan mengikuti tahsinul qiro’ah untuk memperbaiki bacaan mereka sesuai dengan kaidah tajwid selama 6 bulan.

Jika santri lulus pada tahap kedua, mereka diperbolehkan memasuki tahap ketiga, yaitu mulai menghafal juz satu dan seterusnya. Dalam sistem ini, santri menyetor hafalan baru atau menambah hafalan dua kali dalam sehari.

Pesantren Al Ashr Al Madani Cihampelas menggunakan tiga metode tahfidz Al Qur’an. Metode pertama adalah metode takrir, di mana santri mengulang-ulang bacaan menggunakan mushaf tikrar khusus yang dilengkapi dengan kolom-kolom murajaah (pengulangan).

Metode kedua adalah metode takrir konvensional, yang tidak berbeda jauh dari metode pertama, hanya saja santri menggunakan mushaf biasa.

Sedangkan metode terakhir di Pesantren Al Ashr Al Madani Cihampelas adalah metode Cordoba. Metode ini melibatkan pembacaan dan penghafalan setengah halaman Al Qur’an per sesi.

Dari ketiga metode tersebut, santri diberikan kebebasan untuk memilih metode yang sesuai dengan kemampuan mereka, namun tetap dalam pengawasan dan arahan dari guru/ustadz agar hafalan mereka kuat, benar, dan tepat.

Pesantren Tahfidzul Qur’an Al ‘Ashr Al Madani juga meraih berbagai prestasi. Beberapa di antaranya adalah juara 3 dalam musabaqah tahsin Al Qur’an se-Kabupaten Bandung, juara 3 dalam tahfidz Al Qur’an se-Kabupaten Bandung, juara 2 dalam lomba cerdas cermat, juara 1 dalam pidato, dan masih banyak lagi.

Syarat Pendaftaran

Adapun mengenai syarat pendaftaran yang harus dipenuhi oleh calon santri di Pondok Pesantren ini, berikut adalah daftar lengkapnya:

  1. Fotokopi Akta Kelahiran (1 lembar)
  2. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) (1 lembar)
  3. Fotokopi KTP Orangtua (1 lembar)
  4. Pas Foto 3×4 (4 lembar)
  5. Fotokopi Rapor SD/MI 4 Semester Terakhir, 1 Lembar untuk calon Santri SMP
  6. Fotokopi Rapor SMP/MTs 4 Semester Terakhir, 1 Lembar untuk calon Santri SMA
  7. Fotokopi NISN (Nomor Induk Siswa Nasional)
  8. Surat Keterangan Lulus
  9. Fotokopi Ijazah yang sudah dilegalisir (1 lembar)

Mohon lengkapi syarat-syarat yang dibutuhkan sesuai dengan jenjang pendidikan, baik itu SMP maupun MA. Selain itu, Anda juga perlu menyiapkan biaya pendaftaran sebesar Rp. 350.000 yang nantinya akan ditransfer ke rekening BSI 8007600290. Pembayaran harus dilakukan sebelum mengikuti tes seleksi penerimaan santri baru.

Cara Pendaftaran

Di sini, setiap calon santri SMP maupun MA memiliki kesempatan untuk melakukan pendaftaran atau registrasi dalam dua gelombang. Untuk Gelombang I, waktu pendaftarannya biasanya berlangsung antara bulan Oktober hingga November.

Tes seleksinya sendiri dilakukan pada akhir bulan November untuk calon santri SMP, dan pada pertengahan bulan Februari tahun berikutnya untuk calon santri SMA. Hasil seleksinya akan diumumkan pada tanggal 17 Februari, dan pada hari berikutnya, calon santri yang diterima sudah bisa melakukan daftar ulang.

Sementara itu, pendaftaran Gelombang II dilaksanakan antara bulan Januari hingga Juni, setelah pendaftaran Gelombang I selesai. Untuk tes seleksi, pengumuman, dan jadwal pembayaran daftar ulang, pihak Pondok Pesantren akan memberikan informasi lebih lanjut, yang akan disesuaikan dengan kuota yang tersedia.

Adapun materi tes yang dihadapi dalam proses seleksi antara lain:

  1. Membaca Al-Qur’an
  2. Wawancara dengan santri dan orang tua/wali
  3. Tes karantina

Baca juga: Pesantren Eltahfidh Cileungsi: Alamat & Biaya Masuk.

Biaya Masuk Ponpes Al Ashr Bogor

Apabila setelah melewati semua tahapan seleksi dan diterima, pihak Pondok Pesantren akan memberikan instruksi kepada orang tua atau wali untuk segera melakukan pembayaran biaya daftar ulang atau biaya masuk.

Berdasarkan informasi yang kami peroleh, biaya masuk Pondok Pesantren Al Ashr Al Madani Bogor adalah sebesar Rp. 17.500.000 (tujuh belas juta lima ratus ribu rupiah). Total biaya tersebut akan digunakan untuk keperluan infaq pembangunan dan pengembangan, biaya konsumsi, kebutuhan asrama santri, biaya MORSA, dan biaya SPP untuk bulan pertama.

Untuk bulan kedua dan seterusnya, para santri diwajibkan membayar uang SPP sebesar Rp. 1.500.000 per bulan. Pembayaran SPP yang diterima oleh pihak Pondok Pesantren akan digunakan untuk pembelanjaan kebutuhan konsumsi, kebutuhan asrama, keperluan santri, dan jasa laundry.

Apabila ingin memperoleh informasi lebih detail mengenai biaya masuk Pondok Pesantren Al Ashr, Anda dapat menghubungi beberapa kontak berikut:

  • Nama: Al-Ashr Center Nomor Telepon: 0812-1275-2244
  • Nama: Ustadz Ashabul Yamin Nomor Telepon: 0822-2111-632
  • Nama: Ustadz Ade Sudarma Nomor Telepon: 0812-1144-4892
  • Nama: Ustadz Muslihin Nomor Telepon: 0813-1415-9633
  • Nama: M. Syekhurohim Nomor Telepon: 0857-7287-9811

Baca juga: Biaya Masuk Pesantren Nurul Quran : Syarat & Cara Daftar.

Kesimpulan

Demikianlah informasi yang disampaikan oleh biayapesantren.id mengenai Pondok Pesantren Al Ashr Al Madani di Bogor. Semoga informasi di atas bermanfaat bagi Anda yang berencana menyekolahkan anak-anak di pondok pesantren ini.

Terima kasih dan semoga sukses dalam memilih pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita.