√ Biaya Pendaftaran Pondok Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta 2023

Biaya Pendaftaran Pondok Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta – Sebagai kota yang kaya akan dunia pendidikan, Yogyakarta memiliki berbagai lembaga pendidikan yang beragam. Tidak hanya lembaga pendidikan formal yang banyak, tetapi juga terdapat sejumlah lembaga pendidikan agama Islam di kota ini.

Salah satu lembaga pendidikan agama yang terkenal adalah pondok pesantren. Di daerah Kotagede, terdapat sebuah pondok pesantren unggulan yang dikenal dengan nama Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta. Pesantren ini menyediakan berbagai informasi yang bermanfaat bagi kita, salah satunya adalah mengenai biaya pendaftaran di Pondok Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta.

Apabila kita membicarakan mengenai biaya pendaftaran di Pondok Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta, sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan biaya yang dikenakan di Pesantren Sabilunnajah. Biaya tersebut meliputi SPP, seragam, buku, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, sangat penting bagi orangtua atau wali santri untuk mengetahui hal ini.

Untuk memberikan informasi yang jelas kepada para orangtua santri, Sekolahpesantren akan membahas secara rinci mengenai biaya pendaftaran di Pondok Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta. Bagi teman-teman yang sedang mencari informasi terkait hal tersebut, ikuti dengan saksama pembahasan di bawah ini.

Profil Pondok Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta

Sumber gambar: Laduni.id

Namun sebelum kita membahas tentang biaya, ada baiknya kita mengenal profil singkat dari Pondok Pesantren Nurul Ummah Kotagede terlebih dahulu. Ponpes ini didirikan pada tahun 1986, tepatnya pada tanggal 9 Februari 1986. Acara tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh KH Asyhari Marzuqi dan KH Nawawi Ngrungkem, serta dihadiri oleh keluarga Krapyak.

Sejak berdirinya hingga saat ini, Pondok Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta terus melakukan pengembangan. Ponpes ini memiliki harapan besar untuk terus menjadi lembaga pendidikan Islam yang mengkaji agama dengan mendalam, memberikan sinar pencerahan, dan mengarahkan umat dalam mencapai kebahagiaan di dunia maupun akhirat.

Sejarah

Sejarah Pondok Pesantren Nurul Ummah bermula ketika KH. Asyhari Marzuqi masih berada di Baghdad. Ayahnya telah berusaha mempersiapkan tempat pengabdian dan pengajaran ilmu untuk putranya ketika nantinya kembali ke tanah air. Awalnya, ada usulan agar KH. Asyhari Marzuqi mengasuh pesantren di Giriloyo. Namun, Kiai Asyhari memiliki pemikiran dan pertimbangan yang berbeda.

Bagi Kiai Asyhari, pesantren tidak harus didirikan di daerah kampung yang tradisional dan jauh dari akses kota. Sebaliknya, ia menginginkan penyebaran dakwah dengan mengembangkan pesantren di tempat-tempat strategis. Selain itu, Kiai Asyhari juga tidak ingin terbatas dalam mengakses pengetahuan dan perkembangan informasi terkini. Oleh karena itu, ia menginginkan pesantren yang dekat dengan perkotaan.

Kiai Marzuqi melakukan upaya untuk mencari tanah yang dekat dengan kota. Awalnya, ada tanah strategis di daerah Gedongkuning, Banguntapan, Bantul. Namun, tawaran tanah wakaf di daerah Kotagede muncul. Tanah tersebut awalnya diserahkan ke ayah H. Abdul Muhaimin untuk kepentingan umat Islam. Namun, setelah beberapa perpindahan kepemilikan, tanah tersebut ditawarkan kepada Pondok Pesantren Nurul Ummah.

Tanah tersebut berada atas nama Haji Anwar dengan alamat di Kepunton, Solo. Setelah dilakukan penelusuran kepemilikan, ditemukan bahwa tanah tersebut adalah milik ahli waris Haji Anwar. Melalui kuasa dari ahli waris, tanah tersebut dikelola oleh Yayasan Pendidikan Bina Putra.

Yayasan ini didirikan pada tanggal 12 Rabiul Awal 1402 H / 8 Januari 1982 M oleh R.H. Suwardiyono, B.A., yang juga menjabat sebagai ketua yayasan. Yayasan tersebut bertindak sebagai pelaksana dan pengelola pembangunan Pondok Pesantren Nurul Ummah pada awal pendiriannya. Tujuan pendirian yayasan ini adalah untuk menyelenggarakan pendidikan yang membentuk manusia yang taqwa, berbudi pekerti mulia, percaya diri, hidup bermasyarakat secara kekeluargaan, cakap dan demokratis, serta bertanggung jawab kepada bangsa, negara, dan Allah Yang Maha Esa.

Pondok Pesantren Nurul Ummah resmi berdiri sejak tahun 1986. Peletakkan batu pertama dilakukan pada tanggal 9 Februari 1986 oleh KH Asyhari Marzuqi, KH Nawawi Ngrukem, dan disaksikan oleh keluarga Krapyak. Acara peresmian dilaksanakan pada tanggal 11 Februari 1986 dengan dihadiri oleh Wali Kota Yogyakarta, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DIY, dan masyarakat.

Nama “Nurul Ummah” dipilih sebagai nama pondok pesantren setelah melalui musyawarah bersama. Nama ini diusulkan oleh H. Ahmad Arwan Bauis, S.H., dan disetujui sebagai nama yang menggambarkan pesantren ini sebagai cahaya bagi umat Islam. Tujuan dari pemilihan nama “Nurul Ummah” adalah agar Pondok Pesantren Nurul Ummah menjadi lembaga pendidikan Islam tempat mendalami agama (tafaqquh fiddin), memberikan pencerahan, dan membimbing umat dalam mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Sebagai lembaga pendidikan, Pondok Pesantren Nurul Ummah secara resmi terdaftar di Departemen Agama dan mendapatkan nomor piagam pondok pesantren dari Kantor Departemen Agama Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 6 Juli 1986, yang ditandatangani oleh Drs. H. Abdur Rosyad, kepala bidang Pembinaan Perguruan Agama Islam.

Alamat Ponpes Nurul Ummah Yogyakarta

Jika Anda tertarik dengan pesantren tersebut, Anda dapat mengunjunginya langsung atau menghubungi mereka secara online melalui beberapa saluran komunikasi yang tersedia. Berikut ini adalah alamat dan kontak dari Pondok Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta:

Nama PesantrenPondok Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta
Didirikan9 Februari 1986
Email[email protected]
AlamatJl. Raden Ronggo KG II/982, Prenggan, Kotagede, Yogyakarta
Nomor Telepon85725655593

Program Unggulan Di Ponpes Nurul Ummah Yogyakarta

Program-program unggulan di Pondok Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta merupakan program-program utama yang ditawarkan di pesantren tersebut. Berikut ini adalah beberapa program unggulan yang ada di Pondok Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta:

  1. Program Reguler: Program ini merupakan kegiatan belajar mengajar yang diselenggarakan di PPNU Pusat dan terdiri dari tiga tingkat, yaitu Awaliyah, Wustha, dan Ulya. Pada tingkat Awaliyah, fokus utamanya adalah pemahaman ilmu nahwu dan sharaf. Pada tingkat Wustha, santri memperdalam pembelajaran kitab-kitab khalaf dan salf yang diakui. Sedangkan pada tingkat Ulya, santri mempelajari ajaran Aswaja di masyarakat dan membuat karya tulis ilmiah.
  2. Program Non Reguler: Program ini merupakan kegiatan belajar mengajar yang juga diselenggarakan di PPNU. Terdapat dua kegiatan utama, yaitu kajian Tahsin Al-Quran dan Bahasa Arab dasar. Selain itu, terdapat juga program non reguler yang melibatkan pengkajian kitab-kitab mutabarah untuk membekali ajaran Aswaja kepada santri.

Melalui program-program unggulan ini, Pondok Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta berusaha memberikan pendidikan dan pembinaan yang holistik kepada para santri. Program-program tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman agama, kemampuan membaca Al-Quran, serta penguasaan bahasa Arab, sehingga santri dapat menjadi generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.

Lembaga Pendidikan Formal Ponpes Nurul Ummah Yogyakarta

Selain program-program unggulan, Pondok Pesantren Nurul Ummah juga memiliki lembaga pendidikan formal yang bertujuan memberikan kesempatan kepada santri untuk memperoleh pengetahuan umum seperti matematika, IPA, IPS, sejarah, dan lain sebagainya. Di Pondok Pesantren Nurul Ummah, terdapat tiga lembaga pendidikan formal yang dibuka, yaitu:

  1. Madrasah Ibtidaiyah: Madrasah ini setara dengan tingkat pendidikan dasar atau SD. Melalui Madrasah Ibtidaiyah, santri akan memperoleh pendidikan dasar yang mencakup berbagai mata pelajaran seperti bahasa Indonesia, matematika, IPA, IPS, agama, dan lain-lain.
  2. Madrasah Tsanawiyah: Madrasah ini setara dengan tingkat pendidikan menengah pertama atau SMP. Pada Madrasah Tsanawiyah, santri akan melanjutkan pendidikan menengahnya dengan mempelajari mata pelajaran yang lebih spesifik dan mendalam, termasuk agama, bahasa Inggris, matematika, IPA, IPS, dan lainnya.
  3. Madrasah Aliyah: Madrasah ini setara dengan tingkat pendidikan menengah atas atau SMA. Di Madrasah Aliyah, santri akan mengikuti program pendidikan menengah atas yang meliputi berbagai mata pelajaran seperti agama, bahasa Inggris, matematika, IPA, IPS, dan mata pelajaran lainnya sesuai kurikulum yang berlaku.

Dengan adanya lembaga pendidikan formal ini, Pondok Pesantren Nurul Ummah memberikan kesempatan kepada santri untuk mendapatkan pengetahuan umum secara menyeluruh selain pendalaman dalam bidang agama. Hal ini bertujuan agar santri memiliki keahlian dan keterampilan yang luas serta dapat mengembangkan potensi mereka dalam berbagai bidang.

Syarat Pendaftaran Pondok Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta

Berikut adalah persyaratan yang perlu dipenuhi dan dilengkapi oleh calon santri baru dalam pendaftaran Ponpes Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta:

  1. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 200.000.
  2. Menyerahkan salinan ijazah TK/RA yang dilegalisir sebanyak 2 lembar (bagi pendaftar MI).
  3. Menyerahkan salinan ijazah SD/MI yang dilegalisir sebanyak 2 lembar (bagi pendaftar MTs).
  4. Menyerahkan salinan ijazah SMP/MTs yang dilegalisir sebanyak 2 lembar (bagi pendaftar SMA).
  5. Menyerahkan salinan akta kelahiran sebanyak 2 lembar.
  6. Menyerahkan salinan Kartu Keluarga (KK) sebanyak 2 lembar.
  7. Pas foto formal ukuran 3×4 sebanyak 2 buah.
  8. Salinan Kartu Keluarga Sehat (KKS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Perlindungan Sosial (KPS), atau Kartu Perlindungan Kesehatan (KPKH) sebanyak 2 lembar.

Pendaftaran dapat dilakukan secara online maupun offline. Untuk pembayaran, calon santri dapat menggunakan layanan transfer melalui bank yang telah ditentukan oleh Ponpes Pesantren Nurul Ummah. Dengan melengkapi persyaratan ini, calon santri akan dapat melanjutkan proses pendaftaran dan menjadi bagian dari Ponpes Nurul Ummah.

Baca juga: Biaya Masuk Pesantren Bani Tamim : Syarat & Pendaftaran.

Rincian Biaya Pendaftaran Pondok Pesantren Nurul Ummah Yogyakarta

Setelah pendaftaran berhasil dan calon santri dinyatakan lulus, langkah selanjutnya adalah membayar biaya Ponpes Nurul Ummah Yogyakarta. Berikut ini akan dijabarkan rincian biayanya. Mohon untuk memperhatikannya dengan baik.

UraianSantri BaruPindahan
Perlengkapan istirahat siang175.000175.000
Syahriyah (bulan ke-1)420.000420.000
Jariyah Pengembangan Madrasah1.650.0001.650.000
Jariyah Yayasan1.000.0001.000.000
Perpustakaan50.00050.000
Kalender20.00020.000
Masa Orientasi siswa50.00050.000
BOP Pindahan1.000.000
Raport75.00075.000
Buku Pegangan 2 semester250.000250.000
Al-Qur’an dan Tahsin150.000150.000
Kegiatan ekstrakurikuler150.000150.000
Kegiatan Penilaian200.000200.000
Total4.190.0005.190.000

Untuk semua biaya yang disebutkan di atas, pembayaran dapat dilakukan melalui rekening 7889829828 (Bank BSI) atas nama Admisi Nurul Ummah Yogyakarta. Setelah melakukan pembayaran, harap mengirimkan bukti pembayaran ke nomor telepon 085725655593. Terima kasih.

Baca juga: Masyaallah Tabarakallah: Tulisan Arab & Terjemahan.

Kesimpulan


Tentu, pembahasan dari biayapesantren.id tersebut memberikan informasi mengenai ketentuan biaya pendaftaran Pondok Pesantren Ummah Yogyakarta. Diharapkan informasi ini dapat bermanfaat bagi calon santri baru. Jika ada pertanyaan lebih lanjut atau butuh klarifikasi, silakan ditanyakan. Terima kasih.