√ Biaya Masuk Pesantren Ittifaqiyah & Pendaftaran 2023, Murah!

Biaya Masuk Pesantren Ittifaqiyah – Jika Anda tinggal di kecamatan Indralaya dan sekitarnya, ada sebuah pondok pesantren terbaik untuk pendidikan Islam yang patut Anda pertimbangkan. Pesantren yang dimaksud adalah Pesantren Ittifaqiyah Indralaya.

Pesantren Ittifaqiyah ini adalah salah satu pondok pesantren modern yang memiliki pengaruh besar di Indonesia. Selain fokus pada kualitas pendidikan Islam, biaya masuk Pesantren Ittifaqiyah juga sangat terjangkau.

Dengan biaya masuk yang terjangkau di Pesantren Ittifaqiyah, para santri akan mendapatkan pengalaman belajar mengajar yang terbaik dari pendidik berkualitas. Jadi, berapa sebenarnya rincian biaya masuk di unit pendidikan Pesantren Ittifaqiyah?

Untuk memberikan informasi lengkap mengenai biaya masuk Pesantren Ittifaqiyah, SekolahPesantren.id dengan senang hati akan memberikan penjelasannya. Jadi, mari kita simak pembahasan mengenai rincian dana yang harus dibayarkan oleh calon santri di Pesantren Ittifaqiyah berikut ini.

Profil Pesantren Ittifqiyah Indralaya

Sumber gambar: ma.ittifaqiah.ac.id

Pesantren Ittifaqiyah memiliki pengaruh besar di Indonesia karena merupakan lembaga pendidikan Islami yang menggabungkan sistem Modern/Khalaf dengan Tradisional/Salaf. Sejak didirikan pada tahun 1967 oleh KH Qori Nuri dan murid KH Ishak Bahsin, pesantren ini telah berkembang pesat.

Salah satu bukti pengaruhnya adalah penghargaan yang diterima oleh Pesantren Ittifaqiyah, yaitu Anugerah Pesantren Unggulan Nasional dari Departemen Agama pada tahun 1999. Penghargaan ini menunjukkan pengakuan terhadap prestasi dan kontribusi pesantren dalam bidang pendidikan Islam.

Pada tahun 2017, Pesantren Ittifaqiyah juga meraih predikat sebagai Pesantren Terbaik se-Sumatera Selatan dari Aulia Cendekia. Hal ini menegaskan bahwa pesantren ini tidak diragukan lagi dalam hal kualitasnya.

Dengan prestasi dan reputasi yang dimiliki, Pesantren Ittifaqiyah menjadi salah satu pusat pendidikan Islam terkemuka di Indonesia. Penerapan sistem pendidikan yang komprehensif, pendekatan yang terintegrasi antara sistem Modern/Khalaf dan Tradisional/Salaf, serta prestasi yang telah diraih membuat pesantren ini menjadi pilihan utama bagi para calon santri yang ingin mendapatkan pendidikan Islami yang berkualitas.

Sejarah Berdiri Pesantren Ittifaqiyah

Periode 1918-1922: Pada periode ini, K.H. Ishak Bahsin, seorang ulama besar lulusan al-Azhar Mesir, mulai memberikan pengajaran ilmu-ilmu keislaman di rumahnya di Sakatiga. Ia menggunakan kitab-kitab kuning yang telah dipelajarinya di al-Azhar. Sistem pendidikan yang digunakan masih bersifat tradisional, non-klasikal, dan non-madrasah. Periode ini dapat dianggap sebagai awal dari madrasah formal yang didirikan pada tahun 1922.

Periode 1922-1942: Setelah melaksanakan program pendidikan tradisional selama 4 tahun, pada tahun 1922, K.H. Ishak Bahsin mendirikan Madrasah Ibtidaiyah Siyasiyah Alamiyah di Sakatiga. Madrasah ini merupakan madrasah formal setara dengan madrasah Tsanawiyah dan Aliyah dengan masa belajar selama 8 tahun. Selama 10 tahun, madrasah ini melaksanakan program pendidikan di bawah rumah penduduk. Pada tahun 1932, gedung madrasah dibangun dengan 5 ruang kelas. K.H. Ishak Bahsin wafat pada tahun 1936, dan kepemimpinan madrasah dilanjutkan oleh putranya, K.H. Bahsin Ishak. Pada tahun 1942, ketika madrasah ini memiliki 300 santri, gedung madrasah tersebut dibakar oleh orang yang tidak dikenal. Kejadian ini terjadi pada masa pendudukan Jepang, sehingga madrasah ini berhenti beroperasi.

Periode 1949-1962: Pada tahun 1949, atas prakarsa K.H. Ahmad Qori Nuri dan didukung oleh K.H. Ismail Muhyiddin, H. Yahya Muhyiddin, serta anggota Partai Syarikat Islam Indonesia Sakatiga, gedung madrasah yang sebelumnya telah dibakar dibangun kembali. Pada tanggal 31 Agustus 1950, dimulailah kegiatan belajar di madrasah dengan nama baru Sekolah Menengah Islam (SMI) Sakatiga yang dipimpin oleh K.H. Ismail Muhyiddin. SMI memiliki tiga tingkatan pendidikan, yaitu tingkat Ibtidaiyah (setara dengan Tsanawiyah sekarang) dengan masa belajar 4 tahun dan tingkat Tsanawiyah (setara dengan Aliyah sekarang) dengan masa belajar 3 tahun. Pada tahun 1954, jumlah santri mencapai 250 orang. Setelah wafatnya K.H. Ismail Muhyiddin, kepemimpinan SMI diserahkan kepada K.H. Ahmad Qori Nuri. Selama 12 tahun periode ini, jumlah santri mencapai 400 orang dan ruang kelas berjumlah 8 lokal.

Periode 1962-1967: Pada awal periode ini, pada tahun 1962, nama SMI diubah menjadi Madrasah Menengah Atas (MMA) Sakatiga untuk menyesuaikan dengan peraturan Departemen Agama saat itu. Tingkatan pendidikan terdiri dari tingkat Tsanawiyah (setara dengan SMP) dengan masa belajar 4 tahun dan tingkat Aliyah (setara dengan SMA) dengan masa belajar 3 tahun. Pada awal tahun pelajaran 1967, jumlah santri di MMA mencapai 527 orang, dan jumlah ruang kelas berkembang menjadi 11 lokal. Santri-santri tidak hanya berasal dari Sumatera Selatan, tetapi juga dari provinsi lain. Pada periode MMA tahun 1962 hingga awal 1967, MMA Sakatiga dipimpin oleh K.H. Ahmad Qori Nuri.

Periode 1967-sekarang: Pada tahun 1967, beberapa guru MMA Sakatiga memiliki ide untuk menyerahkan madrasah ini kepada pemerintah. Namun, beberapa murid K.H. Ishak Bahsin di Indralaya, seperti H. Ahmad Rifa’i, H. Hasyim, H. Nurhasyim Syahri, H. Hasanuddin Bahsin, dan Hajiro Burhan, merasa bahwa MMA Sakatiga sebenarnya merupakan kelanjutan perjuangan K.H. Ishak Bahsin. Jika madrasah ini diserahkan kepada pemerintah, maka nilai sejarahnya akan hilang. Oleh karena itu, mereka sepakat untuk memindahkan MMA Sakatiga ke Indralaya dan meminta K.H. Ahmad Qori Nuri untuk memimpin madrasah tersebut. Pada tanggal 10 Juli 1967, secara resmi berdiri MMA al-Ittifaqiah Indralaya dengan izin dari Inspeksi Pendidikan Agama Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Sumatera Selatan. Madrasah ini terdiri dari tingkat Tsanawiyah (setara dengan SMP) dengan masa belajar 4 tahun dan tingkat Aliyah (setara dengan SMA) dengan masa belajar 3 tahun. Pada saat berdiri, madrasah ini memiliki 80 orang santri. Tempat belajar pada waktu itu menggunakan gedung Madrasah al-Ittifaqiah Islamiah (MMI) Indralaya yang berada di dekat Masjid Kubro Indralaya. MMI sendiri telah berdiri satu tahun sebelumnya. MMI kemudian menjadi bagian dari MMA al-Ittifaqiah Indralaya (tingkat Ibtidaiyah selama 4 tahun) yang saat ini dikenal sebagai Madrasah Diniah al-Ittifaqiah, yang sekarang gedungnya digunakan untuk kegiatan belajar Madrasah Diniah al-Ittifaqiah di sore hari dan Madrasah Ibtidaiyah al-Ittifaqiah di pagi hari.

Pada tahun 1968, H. Ahmad Rifa’i dan H. Hasyim mewakafkan tanah seluas 4000m² untuk dibangun gedung belajar MMA al-Ittifaqiah. Tanah wakaf ini merupakan cikal bakal dari kampus A yang saat ini menjadi pusat kegiatan Pondok Pesantren al-Ittifaqiah dengan luas total 33.330 m².

Pada tahun 1969, didirikanlah Yayasan Islam al-Ittifaqiah dengan akta notaris pada tanggal 2 Januari 1969. Pada tanggal 11 Maret 1976, MMA al-Ittifaqiah Indralaya berubah menjadi Pondok Pesantren al-Ittifaqiah dan dilaporkan kepada Departemen Agama RI. K.H. Ahmad Qori Nuri menjabat sebagai Mudir Pondok Pesantren al-Ittifaqiah hingga beliau wafat pada tanggal 11 April 1996. Setelah itu, kepemimpinan Pondok Pesantren al-Ittifaqiah dijalankan oleh Wakil Mudir, K. Mudrik Qori. Dari Agustus 1997 hingga Mei 1998, K. Muslih Qori menjadi pimpinan pondok ini. Sejak Juni 1998 hingga sekarang, Mudir Pondok Pesantren al-Ittifaqiah diemban oleh Drs. K.H. Mudrik Qori, MA.

Madrasah Tsanawiyah al-Ittifaqiah terletak di pusat Kota Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Jaraknya sekitar 36 km ke arah selatan dari Kota Palembang, ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, dan dapat ditempuh dalam waktu satu jam perjalanan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin Palembang. Madrasah ini juga berdekatan dengan kampus Universitas Sriwijaya (sekitar 3 km ke arah selatan Jalan Raya Lintas Timur) dan terletak tepat di pinggir Jalan Raya Lintas Timur.

Saat ini, Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah al-Ittifaqiah dipegang oleh Firdaus K, MA. Sebelumnya, beberapa orang telah menduduki jabatan tersebut, antara lain:

  • Azhari Nuri (1986-1994)
  • Muhammad Ridho, S.Ag (1994-1999)
  • Ismail M. Jelas (1999-2001)
  • Wankir Ani (2001-2006)
  • Saribi Muhammad, S.Pd.I (2006-2008)
  • Muyasaroh, M.Pd.I (2008-2010)
  • Firdaus K, M.A (2010-2015)
  • Devison, S.Pd.I (2016-sekarang)

Program Pendidikan Pesantren Ittifaqiyah

Selama mengelola Pesantren Ittifaqiyah, pihak pengelola telah mengembangkan beberapa program pendidikan yang diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar para santri. Program-program tersebut terdiri dari Program Kurikuler dan Program Takhasus Ittifaqiyah.

Untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas, berikut ini adalah beberapa program pendidikan yang ditawarkan oleh Pesantren Ittifaqiyah:

  1. Program Kurikuler Pesantren Ittifaqiyah Program Kurikuler Pesantren Ittifaqiyah mencakup berbagai unit pendidikan, antara lain:
  • Play Group
  • TK (Taman Kanak-Kanak)
  • TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an)
  • Madrasah Diniyah
  • Madrasah Ibtidaiyah
  • Madrasah Tsanawiyah Putra
  • Madrasah Tsanawiyah Putri
  • Madrasah Allah Putra
  • Madrasah Allah Putri
  • Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Quran
  1. Program Takhasus Pesantren Ittifaqiyah Program Takhasus Pesantren Ittifaqiyah menyediakan beragam program pendidikan khusus, antara lain:
  • Lembaga Tahfidz Tilawah dan Ilmu Al-Qur’an
  • Menghafal Al-Qur’an dengan juz 5/10/20/30
  • Seni Baca Al-Qur’an
  • Qiro’at Sab’ah/’Asyarah dan Pendalaman Tafsir
  • Kursus Komputer
  • Kursus Bahasa Arab dan Bahasa Inggris
  • Kursus MIPA (Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam)
  • Kursus Nahwu Shorof (Tata Bahasa Arab)
  • Kursus Fiqih dan Bahsul Masail (Studi Hukum Islam)

Bagi Anda yang berminat mendaftar di Pesantren Ittifaqiyah, Anda dapat memilih program-program di atas sesuai dengan minat dan kebutuhan Anda.

Kurikulum Pesantren Ittifaqiyah

Dalam proses pembelajaran, Pesantren Ittifaqiyah menerapkan kurikulum kombinasi yang bertujuan untuk mencapai hasil yang lebih optimal bagi para santri. Yang menarik, para santri Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Allah juga akan mendapatkan penjurusan.

Berikut ini adalah informasi mengenai Kurikulum Pesantren Ittifaqiyah agar dapat memahami landasan pendidikannya:

  1. Kurikulum Pondok (Mendapatkan Ijazah dari Pihak Pondok)
  2. Kurikulum Negeri (Mendapatkan Ijazah Negeri)
  3. Penggunaan Kurikulum Standar Internasional
  4. Penjurusan Santri pada tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Allah dengan pilihan:
    • Kelas Al-Qur’an dan Kitab Kuning (Target Hafal Al-Qur’an 30 Juz dalam waktu 2 Tahun)
    • Kelas Excellent MIPA (Target Hafal Al-Qur’an 30 Juz dalam waktu 10 Bulan)
    • Kelas Excellent IPS (Target Hafal Al-Qur’an 30 Juz dalam waktu 10 Bulan)
    • Kelas Al Azhar (Target Hafal Al-Qur’an 30 Juz dalam waktu 2 Tahun)
    • Kelas Bahasa
    • Kelas MAK, IPA, dan IPS berkelanjutan
    • Kelas Regular MAK, IPA, dan IPS

Dalam menetapkan biaya masuk, pihak pengelola pesantren tidak membedakan antara satu jurusan dengan jurusan lainnya. Oleh karena itu, kesempatan untuk belajar di Pesantren Ittifaqiyah sama bagi semua dan dapat disesuaikan dengan minat dan kebutuhan masing-masing.

Syarat Pendaftaran Pesantren Ittifqiyah Indralaya

Jika Anda ingin mendaftar di Pesantren Ittifaqiyah, sebagai orang tua atau wali, Anda perlu menyiapkan beberapa berkas persyaratan. Pendaftaran dapat dilakukan secara online.

Berikut ini adalah beberapa persyaratan pendaftaran Pesantren Ittifaqiyah yang perlu segera disiapkan:

  1. Fotokopi Ijazah terakhir calon santri Pesantren Ittifaqiyah sebanyak 3 lembar yang sudah dilegalisir.
  2. Fotokopi KTP orang tua calon santri Pesantren Ittifaqiyah sebanyak 3 lembar.
  3. Fotokopi KK (Kartu Keluarga) calon santri Pesantren Ittifaqiyah sebanyak 3 lembar.
  4. Fotokopi SKHUN (Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional) calon santri Pesantren Ittifaqiyah sebanyak 3 lembar.
  5. Fotokopi NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) calon santri Pesantren Ittifaqiyah sebanyak 3 lembar.
  6. Fotokopi Akte Kelahiran calon santri Pesantren Ittifaqiyah sebanyak 3 lembar.

Semua berkas tersebut harus dilengkapi oleh orang tua atau wali untuk memastikan kelancaran proses pendaftaran di Pesantren Ittifaqiyah.

Baca juga: Biaya Pondok Pesantren Al Fath Cilegon Tahun Ajaran 2023/2024.

Cara Pendaftaran Pesantren Ittifqiyah Indralaya

Bagaimana langkah-langkah untuk mendaftar di Pesantren Ittifaqiyah? Mendaftar di Pesantren Ittifaqiyah sangatlah mudah karena dilakukan secara online. Anda dapat mengunjungi situs resmi di (https://ittifaqiah.ac.id/) untuk mengisi formulir pendaftaran.

Setelah mengisi formulir dengan lengkap, panitia Penerimaan Santri Baru Pesantren Ittifaqiyah akan menghubungi Anda untuk melanjutkan proses pendaftaran. Melalui kontak yang telah Anda berikan dalam formulir pendaftaran, panitia akan memberikan petunjuk dan informasi lebih lanjut mengenai langkah selanjutnya.

Pastikan Anda mengisi formulir dengan benar dan mempersiapkan semua berkas persyaratan yang telah disebutkan sebelumnya. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau membutuhkan bantuan, Anda juga dapat menghubungi panitia Penerimaan Santri Baru Pesantren Ittifaqiyah melalui kontak yang tersedia di situs resmi tersebut.

Dengan cara pendaftaran yang mudah dan proses yang terorganisir, Anda dapat memulai langkah pertama menuju pendidikan Islam yang berkualitas di Pesantren Ittifaqiyah.

Baca juga: Biaya Pondok Pesantren Walisongo Sragen Tahun Ajaran 2023/2024.

Biaya Masuk Pesantren Ittifaqiyah Indralaya Terbaru

Setelah mengetahui beberapa informasi penting di atas, sekarang saatnya membahas mengenai biaya masuk di Pesantren Ittifaqiyah. Pihak pengelola telah mengalokasikan biaya masuk untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan pondok para santri.

Berikut adalah rincian biaya masuk di Pesantren Ittifaqiyah Indralaya:

  1. Biaya Masuk Ponpes Ittifaqiyah (Pendaftaran)
    • Tsanawiah (Mondok): Rp 300.000,00
    • Tsanawiah (Reguler): Rp 300.000,00
    • Allah (Mondok): Rp 300.000,00
    • Allah (Reguler): Rp 300.000,00
  2. Biaya Masuk Ponpes Ittifaqiyah (Pembangunan)
    • Tsanawiah (Mondok): Rp 3.285.000,00
    • Tsanawiah (Reguler): Rp 2.050.000,00
    • Allah (Mondok): Rp 3.285.000,00
    • Allah (Reguler): Rp 2.050.000,00
  3. Biaya Masuk Ponpes Ittifaqiyah (Kesehatan)
    • Tsanawiah (Mondok): Rp 415.000,00
    • Allah (Mondok): Rp 415.000,00
  4. Biaya Masuk Ponpes Ittifaqiyah (Dana SPP Bulanan)
    • Tsanawiah (Mondok): Rp 950.000,00
    • Tsanawiah (Reguler): Rp 385.000,00
    • Allah (Mondok): Rp 960.000,00
    • Allah (Reguler): Rp 395.000,00
  5. Biaya Masuk Ponpes Ittifaqiyah (Seragam)
    • Tsanawiah (Mondok): Rp 705.000,00
    • Tsanawiah (Reguler): Rp 705.000,00
    • Allah (Mondok): Rp 705.000,00
    • Allah (Reguler): Rp 705.000,00
  6. Biaya Masuk Ponpes Ittifaqiyah (Perlengkapan Belajar)
    • Tsanawiah (Mondok): Rp 500.000,00
    • Tsanawiah (Reguler): Rp 500.000,00
    • Allah (Mondok): Rp 500.000,00
    • Allah (Reguler): Rp 500.000,00
  7. Biaya Masuk Ponpes Ittifaqiyah (Sewa Lemari)
    • Tsanawiah (Mondok): Rp 300.000,00
    • Allah (Mondok): Rp 300.000,00
  8. Biaya Masuk Ponpes Ittifaqiyah (Perlengkapan Asrama)
    • Tsanawiah (Mondok): Rp 585.000,00
    • Allah (Mondok): Rp 585.000,00

Rincian biaya masuk di atas dapat digunakan sebagai acuan saat ingin mendaftar di Ponpes Ittifaqiyah Indralaya. Namun, perlu diingat bahwa perubahan biaya dapat terjadi seiring dengan pergantian tahun ajaran serta kondisi dan kebijakan yang berlaku di Pesantren Ittifaqiyah.

Alamat dan Nomor Telepon Pesantren Ittifaqiyah Indaralaya

Berikut adalah alamat lengkap dan nomor telepon dari Pesantren Ittifaqiyah Indralaya.

Alamat Lengkap Pesantren Ittifaqiyah: Jalan Asian Highway Nomor 25, RW 14, Indralaya Mulia, Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan 30862

Nomor Telepon Pesantren Ittifaqiyah: (+62) 7115-800-17

Kesimpulan

Demikianlah informasi mengenai rincian Biaya Masuk Ponpes Ittifaqiyah Indralaya yang disampaikan oleh SekolahPesantren.id. Tetaplah menantikan informasi selengkapnya seputar dunia Ponpes, biaya, program, dan proses pendaftarannya hanya dari kami.

Terima kasih telah mengunjungi biayapesantren.id dan semoga informasi yang kami sampaikan dapat memberikan manfaat bagi Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi kami.